BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Tuesday, 20 April 2010

Mati rasa..

Pernahkah kau merasakan menangis dikala tingkat marah memuncak? Saat itu tak ada lagi tenaga untuk menyalurkan amarah sehingga yang kau lakukan hanya bisa tertunduk menangis di penghujung malam.

Ataukah tertawa dengan bersemangat ketika kesedihan melanda? Dengan iringan lelucon-lelucon yang memang tidak lucu,membuat mata sipit ini terus membentuk bulan sabit. Tertawa terpingkal-pingkal sampai memerahkan mukamu? Padahal hati suci itu sedang teriris-iris hingga kau sendiri tak tahu bagaimana bentuk hati itu sekarang.

Atau mungkin marah saat orang lain menampakkan kebahagiaan di cahaya matanya yang berbinar-binar? Marah karena merasa jijik dengan keindahan kerlipan cahaya mata itu. Seperti bau kedengkian karena tak bisa menjamahnya lagi.

Jika iya.. mungkin kau sudah mati rasa. Sistem rasamu sudah tak bersinyalir dengan saraf-saraf berjulur. Mati berarti tak lagi berada pada tempat yanng sebenarnya. Salah menempat rasa karena rasa mu tak pernah diberi pelajaran perasa. Jadilah mati rasa!

0 komentar: