BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Friday, 16 January 2009

'Kebijakan Pemerintah' penuh kontravensi sepanjang awal Januari 2009

Tidak terasa waktu sangat cepat berlalu. Saya bahkan merasa baru kemarin melewati momen 'Tahun Baru' itu. *halah. mengigau saja*

Hmm..
Ngomong-ngomong tentang tahun baru *yg baru saja kita lewati* pasti sering dikaitkan dengan 'Resolusi Baru' yg kata orang betawi KUDU membuatnya agar kehidupan kita lebih terarah dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Tanpa terkecuali Jakarta yg membuat kebijakan baru di awal tahun ini.

Salah satu yg terkontravensi yaitu kebijakan tentang jam masuk sekolah dan perkantoran yg dimajukan. Kebijakan dilakukan untuk mengurangi kemacetan yg sangat membludak di Jakarta. Pro dan kontra pun bermunculan. Sejauh masyarakat beranggapan, kebijakan ini telah failed in action alias gagal saat dilaksanakan. Kalau menurut teman-teman saya *of course teman sekolah* berkata, percuma saja jam masuk di majukan macet di Jakarta tetap tidak berkurang malah bertambah sangat parah dan jadwal macetnya *jailah. macet bisa dijadwalin* menjadi lebih pagi.

Inilah pro dan kontra yg telah saya teliti menurut versi pelajar SMA ..
Pro:
- Belajar dipagi hari, membuat otak lebih fresh dan bersemangat.
- Membuat siswa menjadi disiplin untuk tidak bergadang mengingat bangun tidur harus lebih pagi.

Kontra:
- Kemacetan yg seharusnya menghilang, malah berpindah jam tayang. Karena banyak orang tua siswa yg mengantar anaknya sekolah dahulu baru bekerja.
- Siswa sering mengantuk kala memasuki pelajaran, karena kurangnya jam tidur dikarenakan malamnya harus belajar untuk besok ataupun mengerjakan tugas sekolah.
- Yg rumahnya jauh jauh dari sekolah harus berangkat lebih pagi dan jadi tidak sempat sarapan pagi
- Guru pun menjadi imbasnya. Karena harus datang ekstra pagi dari murid-muridnya.

So.. It's up to you. Mau memandang kebijakan ini dari sudut apa. Yg pasti jalani saja dengan hati ikhlas dan senyuman. Siapa tahu kita dapat mengambil semua hikmahnya dan membuat kita lebih dewasa.

0 komentar: